Mikroorganisme yang 'Menyala' di Danau Gippsland

Hai! Sebelumnya corekan.com telah membahas tentang fenomena cumi cumi bercahaya di Jepang, kali kita akan share pengetahuan tentang sebuah mikroorganisme yang juga bercahaya biru di danau Gippsland.

Mikroorganisme ini sangat unik, karena bercahaya dan membuat perairan disekitarnya bersinar warna biru pada malam hari.

Nah, bagaimana fenomena itu bisa terjadi dan mikroorganisme apa yang dimaksud itu?

Berikut artikel lengkapnya.. semoga menambah wawasan kita semua..

Fenomena Cahaya Biru di Danau Gippsland

danau menyala di Australia
Danau Gippsland adalah jaringan dari danau, rawa dan laguna di timur Gippsland, Victoria, Australia seluas sekitar 600 kilometer persegi. Pada musim panas tahun 2008, konsentrasi yang sangat tinggi dari Noctiluca scintillans, sebuah mikroorganisme bercahaya, membuat perairan menjadi berwarna biru, cerah bersinar.

Noctiluca scintillans, juga dikenal sebagai "sea sparkle," "sea fire" atau "sea ghost", adalah spesies dari dinoflagellata yang memakan ganggang, plankton dan bakteri. Pada bulan Desember 2008, curah hujan yang luar biasa deras diikuti oleh banjir menyebabkan konsentrasi tinggi dari ganggang biru-hijau yang disebut Synechococcus di perairan itu yang kemudian mendorong populasi N. scintillans lebih tinggi dari biasanya di Danau Gippsland. Diyakini bahwa kombinasi kebakaran semak dan banjir menciptakan nutrisi yang sangat banyak dalam danau sebagai makanan dari organisme.

N. scintillans menggunakan bioluminescence sebagai mekanisme pertahanan, menerangi predator ketika datang mendekat. Cahaya remang menarik predator yang lebih besar untuk menangkap pemangsa pertama, dan N. scintillans pun selamat.

Menggunakan paparan panjang pada kameranya, sang fotografer menempatkan kamera pada kecepatan rana yang sangat lambat dan melemparkan pasir dan kerikil ke dalam air untuk mengaktifkan nyala N. scintillians.
danau bercahaya ketika dipukul
Air menyala ketika dilempari batu
Selama sisa tahun 2009, Danau Gippsland kembali ke "kesehatan yang lebih baik" dan air berubah lebih bersih dan lebih jelas, karena siklus hidup ganggang menghabiskan pasokan nutrisi dari kebakaran dan banjir yang dimulai pada akhir tahun 2006. Bioluminescence mungkin akan terlihat di danau ini lagi, tapi mungkin kita harus menunggu seumur hidup sebelum ledakan ganggang ini kembali persis sebanyak bulan Desember 2008 sampai Januari 2009 ini.

Bioluminescence terjadi ketika organisme mikro dalam air laut terganggu oleh oksigen.

Selain itu, Ada banyak pantai di Maladewa di mana Anda bisa menyaksikan fenomena bioluminesensi. Yang paling terkenal barangkali Pantai di Pulau Vadhoo yang saat malam hari pantainya dipenuhi gemerlap biru seperti lautan bintang. Tampaknya laut di negara ini memang kaya akan fitoplankton yang menjadikannya habitat sempurna untuk bakteri bioluminesensi.

Artikel ini diambil dari beberapa sumber di Internet.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mikroorganisme yang 'Menyala' di Danau Gippsland"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel