Profil Calon Presiden (capres) RI 2019. Siapa yang Lebih Baik?

Profil Calon Presiden (capres) RI 2019 - kita tau bahwa sekarang ini adalah tahun politik. Pada tanggal 17 April kita akan memilih capres-cawapres, serta calon legislatif. Dalam masa pemilu ini, Corekan ingin berbagi profil biodata dari Capres 01 dan capres 02. 

Berikut inilah profil lengkap Jokowi dan Profil Prabowo Subianto. Semoga bermanfaat.

Profil Capres Periode 2019-2024

Capres 01 JOKOWI:


Joko Widodo (source: Wikipedia)
Ir. H. Joko Widodo lebih dikenal dengan sebutan Jokowi. Beliau memiliki nama kecil Mulyono.

Beliau lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961 dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo.
Jokowi kecil mencari ilmu di pendidikan dasar hingga sekolah menengah di Solo, walaupun hidup di kelurga sederhana, beliau bisa menyelesaikan kuliahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan. Beliau berkesempatan untuk belajar struktur kayu, pemanfaatan, dan teknologinya.

Pada tahun 1985, usianya 24 tahun Jokowi lulus kuliah. Tidak lama setelah menyandang gelar insinyur, Jokowi menikahi Iriana di Solo pada usia 25 tahun.

Karena Jokowi tidak ingin membebani orang tua dan sudah memiliki tanggung jawab sebagai suami, Jokowi ingin hidup mandiri dengan mencari pekerjaan. Dia merantau ke Aceh. Di sana, dia bekerja di salah satu BUMN, PT Kertas Kraft Aceh.

sebagai anggota Mapala silvagama .
Tp setelah itu beliau tidak betah dan pulang ke negara asalnya, dan mencari nafkah di kota sendiri agar bisa berkumpul dengan keluarganya.

Dengan mengamalkan ilmu yang di dapatnya.
Joko Widodo lebih dulu memulai kariernya sebagai seorang pengusaha furnitur.

Di kampung halamannya, Solo, ia bergulat jatuh bangun mengembangkan bisnis tersebut. Mulai dari mencari modal hingga mengurus karyawan.

Pada tahun 90-an adalah masa kejayaan Jokowi di kancah bisnis, peruntungan di usaha mebel sangat baik. Bisa dikatakan Jokowi berada di zona aman. Ekspor stabil, kebutuhan di Solo dan kota-kota di Jawa stabil.

Jokowi terjun di Politik:
Kehidupan politiknya dimulai ketika asalnya di ajukan dan di beri tawaran orang orang politik untuk mendaftar menjadi calon wali kota, 

Setelah aktivitas Jokowi dalam mendirikan sebuah organisasi yang dikhususkan untuk pengusaha mebel dan kerajinan di Solo bernama Asmindo mendapatkan sorotan baik. 

Akhirnya, Ketika kerajaan bisnisnya semakin menggurita dan stabil, Jokowi tergugah hatinya untuk ikut memajukan, menyejahterakan dan pemerataan pembangunan di Kota Solo.

Karena ingin mewujudkan tekat dan keinginannya, agar tidak mengurus bisnis pribadi saja, Jokowi maju dan terpilih menjadi wali kota bersama wakilnya F.X. Hadi Rudyatmo  yang diusung oleh PDI Perjuangan, dengan mengantongi 36,62 persen suara.

Beliau memimpin sejak 28 Juli 2005 sampai dengan 1 Oktober 2012

Jokowi lantas naik kelas menjabat Gubernur DKI Jakarta sejak 15 Oktober 2012 sampai dengan 16 Oktober 2014 didampingi Basuki Tjahaja Purnama sebagai wakil gubernur.

setelah sukses memimpin Jakarta, beliau terpilih menjadi Pilpres dan telah ditetapkan KPU. Beliau Presiden ke-7 Indonesia yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014. Ia terpilih bersama Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla dalam Pemilu Presiden 2014  hingga akhir tahun 2018.
Dan pada tahun ini beliau mencalonkan diri sebagai presiden untuk kedua kalinya.
Selengkapnya tentang Jokowi
Apakah beliau bisa berhasil memimpin dua periode???

Capres 02 Prabowo Subianto


Prabowo Subianto (source: Wikipedia)
H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo lahir di Jakarta , 17 Oktober 1951, beliau adalah seorang politisi, pengusaha, dan perwira tinggi militer Indonesia.

Anak dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar menikah dengan Siti Hediati Hariyadi, anak dari Presiden Soeharto.

Ia sekolah SD di Hongkong, pindah ke Malaysia, Swiss, dan dia menamatkan sekolah menengah atasnya di American School di Inggris, setelah itu kembali ke Indonesia menamatkan pendidikan di Akabri Darat, Magelang, pada 1974. Kemudian dia melanjutkan pendidikan ke Sekolah Staf dan Komando TNI AD. sebagai seorang letnan dua, ia menjadi salah satu komandan operasi termuda dalam sejarah Angkatan Darat saat memimpin operasi Tim Nanggala di Timor Timur . 

Kariernya melejit setelah menjabat sebagai Wakil Komandan Detasemen Penanggulangan Teror di Komando Pasukan Khusus pada tahun 1983. Pada tahun 1996, Prabowo diangkat sebagai sebagai Komandan Jenderal pada korps tersebut.

Saat menjabat, ia memimpin operasi pembebasan sandera di Mapenduma. Kemudian pada bulan Mei 1998, Prabowo sedang menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis .

Prabowo terjun dalam kepemerintahan:
Tahun 2004 Prabowo pernah maju dalam konvensi Partai Golkar. Ia kalah. Pada tahun 2008, ia mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Selain itu, ia juga aktif sebagai ketua di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia dan Ikatan Pencak Silat Indonesia.

Tahun 2009, Prabowo kembali unjuk gigi. Menyalonan diri sebagai presiden, beliau menggendeng Ketua Umum PAN kala itu Sutrisno Bachir yang digandengnya menjadi calon wakil presiden, namun pasangan ini sudah layu sebelum berkembang karena tak mampu memenuhi persyaratan kursi dukungan.

Kemudian Prabowo mengubah haluan dan berlabuh dalam koalisi bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang mengusung Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden, dan beliau jadi wakil nya.

Tetapi dalam pencalonan mereka tidak bisa menguntung kan, sebab kalahnya suara. Yg akhirnya di menangkan oleh pasangan Susilo Bambang Yudhoyono - Boediono.
Pada tahun 2014, Prabowo pun tidak menyerah untuk menjadi calon presiden dan kali ini beliau menggandeng Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa.
Pasangan ini juga didukung oleh Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Partai Persatuan Pembangunan.

Namun, lagi-lagi Prabowo menelan kekalahan. Pasangan Prabowo-Hatta harus mengakui keunggulan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Dan tahun 2019 ini Prabowo Subianto menerima mandat Partai Gerindra buat maju sebagai calon presiden dan beliau kali ini di dampingi calon wakil presiden yang memiliki popularitas tinggi yaitu Sandiaga S Uno, dan kedua kalinya beliau melawan Jokowi yang berpasangan dengan ulama' besar KH. Ma'ruf Amin.

Setelah kegagalan yg terus di alami Prabowo, apakah kali ini beliau akan mendapatkan keberuntungan? Yang dimana dia tidak lelah untuk berjuang...
Kita nantikan pada bulan April kedapan ya..


Setelah membaca profil calon presiden kalian, manakah yang kalian pilih? Jangan salah memilih ya....

Diambil dari berbagai Sumber.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Profil Calon Presiden (capres) RI 2019. Siapa yang Lebih Baik?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel